Kasino

Game Kasino – Pengakuan Poker – Bagian Pertama

Poker dianggap lahir di Amerika Serikat pada paruh kedua abad ke-20. Untuk waktu yang lama poker telah menjadi salah satu perjudian yang ada tapi semuanya berubah pada tahun 1970. Pemilik sebuah kasino legendaris “Binion’s Horseshoe” di Las Vegas, sangat menyenangkan bermain poker dan pemain unggulan Benni Binion dan anaknya Jack Binion yang diselenggarakan di kasino mereka merupakan turnamen antara pemain AS yang paling dikenal. Di turnamen tersebut mengambil bagian enam pemain yang telah berkompetisi selama tujuh hari dalam perjudian berbagai jenis poker. Seorang juara ditentukan oleh voting dan itu adalah Johnny Moss. Turnamen ini memicu ledakan poker di antara orang-orang dan menarik lebih banyak penonton. Banyak orang menyatakan keinginan mereka untuk ikut serta dalam turnamen serupa berikutnya agen poker.
Binion mengambil keputusan untuk terus mengorganisir turnamen tersebut dan mempersatukan mereka dengan nama World collection of Poker (WSOP). Setiap tahun jumlah peserta WSOP tumbuh dalam perkembangan geometris. Jika pada tahun 1971 jumlah peserta membuat 14 orang, pada tahun 2004 dibuat 1700, pada tahun 2005 – 5800, pada tahun 2006 – 8900 dan pada tahun 2007 – lebih dari 6 300.
WSOP adalah turnamen terbesar namun selain itu sejumlah besar turnamen menarik dan populer lainnya berlangsung di Paris, London, Wina, Amsterdam, Helsinki, Moskow, dll.
Poker diberi insentif yang kuat dalam pengembangan dan popularisasi di tahun 90an abad yang lalu dengan perkembangan jaringan online dan tampilan kamar poker online. Poker berubah menjadi pertarung yang paling penting dan paling menarik bagi jutaan pengguna di seluruh dunia. Demam poker di net masih berlangsung Sebagian besar berkat net sejumlah orang yang mau bersaing dalam turnamen “reside”, klub berkembang dengan pesat. Dan sekarang tidak ada yang terkejut dengan fakta bahwa para pemenang kompetisi poker bergengsi adalah pemain kasino terampil yang berpengalaman dalam game internet poker room.
Hari ini poker tidak lagi menjadi judi, ternyata menjadi fenomena sosial yang penting secara sosial. Jadi, menurut statistics American Gambling Association pada tahun 2005 jumlah orang yang bersedia bermain poker membuat 35 percent populasi AS menua dari 21 menjadi 39, 18 percent populasi AS menua dari 40 menjadi 49, 15 percent dari populasi Penuaan penduduk AS dari 50 menjadi 64, 11 percent dari populasi AS berusia di atas 65 tahun. Sesuai dengan hasil jajak pendapat oleh Asosiasi untuk sebagian besar poker orang ini lebih dari sekadar pertaruhan, itu berubah menjadi cara komunikasi, sebuah liburan yang menyenangkan
Poker menjadi sangat tertutup oleh banyak media. Popularitas judi di dunia contemporary memungkinkan hadirnya selusin majalah khusus yang didedikasikan khusus untuk poker, kamar poker on the internet, pemain poker, strategi poker. Yang paling populer di antaranya adalah majalah “Poker Europa”, “Card Player”, “Poker Magazine”, “Bluff”, “Woman Poker Player” dll. Beberapa tahun terakhir ditandai oleh ledakan poker. Poker berubah menjadi judi game yang sangat menghibur. Banyak saluran olahraga membayar sebagian besar waktu dan memberi prime moment kepada turnamen poker hebat.
Ini menimbulkan sebuah pertanyaan: mengapa poker dan bukan judi lainnya, misalnya roulette? Jawabannya jelas. Bermain poker yang benar tidak didasarkan pada kesuksesan yang buta, poker adalah kompetisi intelektual, persaingan logika, psikologi, kemampuan untuk mengurutkan tindakan yang mungkin dilakukan, untuk menghitung konsekuensi, semangat tertentu dianggap sebagai beberapa metode psikologis (bluff, gertak dll).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *